Mengenal Lebih Jauh Hal-Hal Menarik Yang Ada Di Jepang

Unagi merupakan nama Jepang dari belut air tawar yang sudah dikonsumsi sejak abad ke-17. Masakan unagi yang paling umum ialah unadon dan sushi. Cara memasak unagi untuk unadon dan sushi sama saja, ya itu belut dibumbui dengan saus teriyaki lalu dipanggang. Rasanya? Mirip ikan, tetapi tekstur lebih kenyal dan terasa seperti ada tulang-tulang kecilnya.

Kalau enak atau tidak, itu relatif Seporsi unadon di restoran kelas menengah di Tokyo dan kota-kota besar lainnya adalah 400-41.000 (Rp43.200,00-Rp108.000,00) tergantung jenis paket makanannya. Kalau unadon dengan tambahan salad, sup, dan makanan penutup tentu harganya lebih mahal. Untuk unagi sushi, harganya sama saja dengan sushi-sushi yang lain.

Vending Machine

Jepang adalah negara dengan vending machine terbanyak di dunia. Menurut survei dari Japan Vending Machine Manufacturers Assodiation, ada satu buah vending maching untuk setiap 23 orang Jepang. Populasi Jepang sekitar 127 juta jiwa. Jadi, bisa kebayang kan, banyaknya vending machine di negara ini. Vending machine yang berisi minuman kaleng dingin atau panas sudah merupakan pemandangan biasa di Jepang.

Namun, apakah Anda pernah liat vending machine berisi rokok? Minuman beralkohol? Tiket pertunjukan film? Es krim? Makanan siap saji? Bunga? Mi instan? Sup jagung? Ya, itu hanya sebagian saja dari keunikan vending machine di Jepang. Di beberapa hotel bahkan ada vending machine yang berisi tiket akses untuk menonton film porno. Terserah yang mana yang akan Anda pilih, tetapi jangan lupa menyediakan uang koin karena tidak semua mesin menerima uang kertas.

Wasabi

Penyuka sushi pasti tahu apa itu wasabi. Krim berwarna hijau sebagai teman makan sushi atau sashimi ini rasanya pedas menyengat. Wasabi berasal dari tumbuhan yang namanya horseradish (lobak pedas) asli Jepang dan diolah menjadi semacam krim pekat berwarna hijau. Jangan coba-coba memakan wasabi begitu saja karena pedasnya begitu menyengat sampai ke hidung dan telinga. Campurkan sedikit krim wasabi ke dalam kecap asin, aduk rata, baru cocolkan sushi atau sashimí ke dalamnya.

Rasa pedas wasabi berbeda dengan cabai atau lada. Tidak seperti cabai, wasabi tidak meninggalkan rasa pedas di lidah, tetapi justru meruak ke dalam kepala hingga hidung, telinga, atau menyebabkan mata berair. Wasabi tidak berbahaya dan, jika dimakan dalam jumlah yang tepat, akan menambah rasa masakan tersebut. Selain sushi dan sashimi, wasabi juga digunakan sebagai penambah rasa untuk kentang goreng, keripik, rumput laut, pasta, mayones, dan juga es krim. Demikian artikel dari http://988sport.net/ semoga bisa bermanfaat bagi Anda yang ingin lebih mengenal Jepang lebih jauh. ~CK~